Membandingkan dua hal berdasarkan opini ataupun pengalaman pribadi

Perbedaan Senjata Api Organik vs Non Organik

by Jack S , at 20.10.19
Senjata api organik adalah senjata api yang menjadi milik negara dan terdaftar dalam inventarisasi TNI/Polri dan dipergunakan sebagai senjata api dinas resmi tiap-tiap personil TNI/Polri. Pada umumnya senjata api organik ini berjenis semi otomatis dan juga bisa otomatis penuh dan berkelas lethal-military grade, dalam artian senjata api ini memang dirancang sebagai alat bertempur yang mematikan.

Jadi untuk mempermudah pengertiannya:

Senjata api organik = milik negara
Senjata api non organik = milik swasta/perorangan

Dengan memeriksa proyektil peluru, misalnya, suatu perkara dapat ditentukan melibatkan senjata organik atau tidak, sehingga dapat disimpulkan siapa yang mungkin menjadi pelakunya: sipil atau militer/kepolisian.

Setiap senjata api memiliki nomor seri (serial number) yang terukir pada badan dan rangka senjata api tersebut. Ada senjata api yang nomor serinya diukir dua kali, satu di badan, satu di rangka dalam senjata api. Dan ada juga senjata api yang nomor serinya diukir satu kali di rangka luar senjata lalu ukirannya tembus ke rangka bagian dalam senjata api.

Ini adalah salah satu ciri-ciri penomor-serian senjata api kelas militer (military-grade), yang membedakannya dengan senjata api kelas sipil (civilian/non-military grade). Dimana pada senjata api kelas sipil, penomor-serian hanya dilakukan satu kali saja, secara emboss pada bagian rangka luar senjata api.

Tiap 1 senjata api organik memiliki 1 nomor seri resmi yang terdaftar di institusi TNI/Polri dan diperuntukkan hanya bagi 1 NRP (Nomor Registrasi Prajurit) pada satu masa dinas. Jadi 1 senjata api hanya berhak dipakai oleh 1 orang aparat saja, tidak boleh tertukar apalagi sampai hilang, karena itu adalah benda/properti milik negara yang dilindungi Undang-Undang dengan sanksi yang cukup berat.

Nah, setiap personil TNI/Polri yang dipercaya oleh negara untuk memakai senjata api organik, akan mendapatkan kartu ijin resmi dari negara, yang disebut Kartu Penguasaan Pinjam Pakai (Kartu Pengpin) yang harus selalu dibawa oleh si personil TNI/Polri tersebut.

Contoh: misalkan senjata api organik laras pendek jenis genggam G2-Combat Pistol kaliber 9x19mm parabellum buatan Pindad Indonesia yang bernomor seri AL1.002 CD terdaftar di inventaris TNI sebagai senjata dinas milik personil TNI yang NRP-nya 123456 dengan kartu Pengpin bernomor AB/CD-5678X.

Jadi jika diibaratkan, senjata api organik itu ibarat mobil dinas milik pemerintah lah. Sama halnya seperti mobil, ada nomor rangka & nomor mesin, ada BPKB dan STNK. Demikian pula dengan senjata api, ada nomor seri senjata api, buku Pas, dan kartu Pengpin-nya.
Jack S
Perbedaan Senjata Api Organik vs Non Organik - written by Jack S , published at 20.10.19, categorized as Edukasi
Berkomentarlah yang sopan dan hargai komentar orang lain.
Copyright ©2013 One on One Battle
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger